Gunung berapi sudah ada sejak jaman dahulu kala semenjak proses pembentukan bumi sehingga sering kali di temukan fosil manusia purba yang tertimbun oleh batuan sisa gunung berapi.
Masih Terdapat Gunung Berapi yang Masih Aktif
Berbagai Macam gunung berapi yang masih aktif tersebar di berbagai penjuru dunia. dan terdapat pula gunung berapi yang aktif dan kemudian menjadi tidak aktif atau bisa di sebut juga mati.Gunung berapi yang mati itu kemungkinan di karenakan habisnya kandungan magma di dalamnya.Letusan dan awan panas dari gunung berapi sangat berbahaya dan menjadi gejala alam yang sangat menakutkan. Oleh karena itu mari kita mengenal macam-macam jenis letusan gunung berapi.
Berikut Adalah Skema Letusan Gunung Berapi
Letusan Gunung Berapi Tipe Stromboli
Letusan ini bersifat spesifik.
Letusan-letusannya terjadi dengan interval atau tenggang waktu yang
hampir sama.Letusan tipe ini dapat memuntahkan material, lapili bom,
dan abu setiap lebih kurang 12 menit.
Letusan Gunung Berapi Tipe Hawai
Letusan
ini terjadi karena semua lava yang keluar langsung berbentuk cairan.
Sehingga penyebarannya, berpencar ke segala arah. Bentuknya yang keluar
dari dalam perut bumi pun seperti perisai atau tameng. Sebagai contoh
adalah gunung Maona loa, Maona kea dan Kilauea di hawai.
Letusan Gunung Berapi Tipe Vulkano
Letusan ini dapat mengeluarkan material
berbentuk padat. Letusan ini keluar dari dalam perut bumi berdasarkan
atas kekuatan erupsi dan kedalaman dapur magmanya. Contoh dari gunung
ini adalah Gunung Vesuvius dan Gunung Etna di Italia. Selain itu, ada
juga Gunung Semeru di Jawa Timur.
Letusan Gunung Berapi Tipe Merapi
Tipe letusan seperti ini sangat berbahaya
sekali karena lava yang keluar sangatlah kental, sehingga dapat
menyumbat mulut kawah. Oleh karena itu, tekanan gas yang terdapat di
dalam perut bumi semakin bertambah kuat dan dapat memecahkan sumbatan
lava.
Sumbatan tersebut kemudian terdorong ke
atas, yang berakhir pada terlemparnya lava ke mana-mana. Lava ini
menuruni lereng gunung, selain itu keluar pulalah awan panas yang lebih
sering dikenal sebagai wedhus gembel atau awan panas.
Letusan Gunung Berapi Tipe Perrey atau Plinian
Letusan tipe ini juga sangat ditakuti
masyarakat karena semburannya yang dapat mencapai ketinggian 80km dan
sangat merusak lingkungan.
Letusan Gunung Berapi Tipe Pelee
Letusan tipe ini biasanya terjadi karena
terdapat penyumbatan kawah di puncak gunung berapi dan bentuknya
seperti jarum. Karena sumbatannya kecil, maka tekanan dari dalam perut
bumi semakin besar, sehingga jika penyumbatan tersebut tidak dapat
dibendung lagi, maka gunung tersebut dapat meletus.
Letusan Gunung Berapi Tipe Sint Vincent
Letusan ini keluar bersamaan dengan air
danau kawah dan mengakibatkan air danau tumpah bersama lava. Laharnya
yang berbahaya sangat membahayakan manusia.
Setelah Anda mengenal macam macan gunung
berapi dengan berbagai letusannya di atas, mudah-mudahan semakin
meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam yang sewaktu-waktu dapat
terjadi


Silakan berkomentar dengan baik dan sopan